
Indonesia menerapkan program Keluarga Berencana, dengan masing-masing pasangan suami istri dianjurkan untuk memiliki dua anak saja. Meski demikian, hal ini kembali ke kehendak setiap pasangan. Bagi yang merasa sudah cukup dengan dua anak dan tidak berkeinginan memiliki anak lagi, biasanya akan menjalani program KB dengan pemasangan alat kontrasepsi atau bahkan menjalani sterilisasi seperti tubektomi untuk wanita atau vasektomi untuk pria. Biaya vasektomi ini bisa sangat beragam.
Vasektomi merupakan operasi pemutusan saluran vas deferens (saluran yang berfungsi untuk mengalirkan sperma dari testis menuju penis). Efek samping vasektomi adalah ketidaknyamanan setelah operasi dilakukan, tetapi keadaan ini akan sembuh dalam beberapa hari. Infeksi dan penyakit komplikasi akibat vasektomi dapat terjadi meskipun sangat jarang.
Kontrasepsi permanen pada pria ini membuat sperma tidak dapat dikeluarkan untuk membuahi sel telur wanita, sehingga kehamilan pun tidak terjadi. Dilansir dari Alodokter, setelah vasektomi, saluran yang menyalurkan sperma sudah terputus dan sulit tersambung lagi. Oleh sebab itu, vasektomi memiliki tingkat efektivitas hampir seratus persen untuk mencegah kehamilan. Akan tetapi, perlu diingat bahwa perlu sekitar 20-30 kali ejakulasi setelah vasektomi supaya saluran pada organ intim pria benar-benar bersih dari sperma.
Apabila Anda hendak melakukan vasektomi, setidaknya ada beberapa persyaratan yang perlu dipenuhi. Pertama, dianjurkan untuk Anda yang berusia di atas 30 tahun, mempunyai anak lebih dari dua, memiliki komitmen dengan pasangan, serta sepakat untuk tidak ingin memiliki anak lagi. Berikut syarat lengkapnya.
Syarat Vasektomi
- Memiliki komitmen antara pasangan suami dan istri.
- Tidak ingin memiliki anak lagi (jumlah anak telah ideal).
- Usia anak paling kecil 5 tahun.
- Usia istri sekurang-kurangnya 25-30 tahun.
- Suami dalam keadaan sehat dan tidak menderita hemofilia atau penyakit kelainan pembekuan darah.
- Tidak ada tanda-tanda mengalami radang pada buah zakar, hernia (turun berok), kelainan akibat cacing tertentu pada buah zakar, penyakit darah tinggi, kencing manis yang tidak terkontrol, penyakit paru-paru kronis, dan penyakit jantung.
Dilansir dari Alodokter, biaya vasektomi berbeda-beda, tergantung dari rumah sakit yang menyelenggarakannya. Di Indonesia, biaya prosedur ini dapat dimulai dari Rp11.000.000. Dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih guna kebutuhan tambahan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan. Berikut ini adalah referensi kisaran harga Vasektomi di klinik dan rumah sakit.
Kisaran Biaya Vasektomi
Nama Rumah Sakit | Harga Vasektomi Mulai |
Siloam Hospitals Asri | Rp11.200.000 |
MRCC Siloam Hospitals Semanggi | Rp15.000.000 |
Mayapada Hospital Jakarta Selatan | Rp8.900.000 |
RS Immanuel Bandung | Rp3.246.000 |
RSU Royal Prima | Rp3.327.500 |
RS Permata Bunda Medan | Rp3.716.750 |
RS Sumber Waras Jakarta | Rp4.074.000 |
RSIA Nuraida Bogor | Rp4.099.000 |
RS Bhakti Husada Cikarang | Rp5.686.000 |
Siloam Hospitals Lippo Cikarang | Rp7.500.000 |
Mayapada Hospital Jakarta Selatan | Rp8.900.000 |
SamMarie Wijaya Jakarta | Rp11.000.000 |
RS Premier Surabaya | Rp18.000.000 |
Informasi biaya vasektomi di atas diperoleh dari berbagai sumber. Perlu Anda ingat bahwa biaya vasektomi dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya. Selain itu, biaya vasektomi di setiap tempat bisa saja berbeda-beda, tergantung fasilitas yang dipilih. Namun, biaya vasektomi di klinik dan rumah sakit tersebut masih sama dengan tahun sebelumnya.
Jika biaya KB steril itu Anda rasa terlalu mahal, Anda juga bisa memanfaatkan BPJS Kesehatan. Menurut informasi, pelayanan kontrasepsi seperti vasektomi dan tubektomi termasuk pelayanan KB yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan, bekerja sama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Namun, sebelum mengajukan KB steril ini sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter dan juga memenuhi segala persyaratan yang dibutuhkan.
Risiko Setelah Vasektomi
Jika telah menjalani operasi vasektomi, ada beberapa risiko atau efek samping yang bisa saja terjadi, misalnya saja perdarahan atau munculnya gumpalan darah di dalam skrotum, adanya darah pada air mani, infeksi pada luka operasi, serta skrotum terasa nyeri, tidak nyaman, memar, atau bahkan bengkak. Ada juga kemungkinan risiko yang muncul di kemudian hari seperti hidrokel dan granuloma, yakni kondisi peradangan karena sperma yang bocor. Akan tetapi, Anda tak perlu khawatir sebab risiko-risiko tersebut umumnya jarang terjadi, dan tindakan vasektomi pun relatif aman.
Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja