Berapakah Biaya Hidup di Jakarta 2020, Ayo Kita Hitung

Berikut ini kami akan menyampaikan informasi tentang Berapakah Biaya Hidup di Jakarta 2020, Ayo Kita Hitung sebagai berikut:

Biaya hidup di Jakarta cukup tinggi. Dari kebutuhan primer sampai pemenuhan gaya hidup. Jangankan buat menabung, buat bertahan di akhir bulan saja belum tentu bisa dilakukan dengan tenang.

Padahal, upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta adalah yang tertinggi dibandingkan dengan provinsi lain. Tahun 2020 ini, besaran UMP DKI Jakarta mencapai Rp4.276.349. Meski angka ini mengalami kenaikan sebesar 8,51 persen dibandingkan UMP tahun lalu, tetap saja banyak yang merasa biaya hidup di Jakarta mencekik leher.

Baca Juga:   Biaya Layanan Kartu Kredit Bukalapak

Tapi, benar gak sih begitu faktanya? Buat memastikannya, mari kita coba telusuri kebutuhan-kebutuhan di Jakarta yang ‘mengancam’ keselamatan dompet.

1. Tempat tinggal

Bagi para perantau, ada beberapa alternatif tempat tinggal yang bisa dipilih. Dari kos-kosan, apartemen, hingga kontrakan. Buat karyawan baru yang gajinya masih sekitaran UMP, kos-kosan adalah pilihan yang paling aman.

Meski begitu, ketiga jenis tempat tinggal ini punya harga yang sangat beragam, tergantung lokasi dan fasilitas yang ditawarkan.

Semakin dekat dengan pusat kota, semakin tinggi pula harganya. Sama halnya dengan faktor fasilitas. Semakin lengkap tentu jadi makin mahal.

Baca Juga:   Berapa Biaya Hidup Di Jakarta

Untuk harga kos-kosan di Jakarta berkisar antara Rp850 ribu-Rp3 jutaan. Misalnya, di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat, kamu masih bisa menemukan kosan seharga Rp850 ribu, berupa kamar berukuran 3×3 dengan kamar mandi di luar ditambah fasilitas lain seperti CCTV dan area parkir untuk sepeda dan motor.

Harga tersebut akan bertambah kalau kamu membawa magic com, dispenser dan kulkas dengan kalkulasi untuk ketiga barang tersebut sekira Rp135 ribu. Total untuk kos-kosan di Cempaka Putih kamu harus merogoh kocek hamper Rp1 juta.

Sementara untuk apartemen (furnished dan non-furnished) berkisar antara Rp3,5 juta–Rp38 juta per bulan.

Apartemen yang terletak di pusat kota seperti Apartemen Thamrin Residence. Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat dibanderol harga Rp10 juta per bulan.

Baca Juga:   Harga PS 5 Yang Sudah Beredar Disitus Belanja Online

Dengan harga tersebut, kamu mendapat unit di lantai 37 dengan 2 kamar tidur plus fully furnished. Wajar saja sih dengan harga segitu kamu bisa dapat lokasi yang aksesnya gampang ke mana-mana.

Untuk ke mal Grand Indonesia saja, dengan jalan kaki hanya 5–10 menit saja. Gak Cuma itu, fasilitas di apartemen pun bisa kamu manfaatkan seperti swimming pooljogging track, kafe, dan masih banyak lagi.

2. Konsumsi

Kalau kamu hobi makan di food court/food hall mall dekat kantor, bujet yang kamu butuhkan bisa Rp50-Rp100 ribu sekali makan. Bagi karyawan kantoran, kamu bisa menghemat biaya makan dengan catering standar seharga Rp15-Rp25 ribu atau beli di warteg terdekat seharga Rp10-Rp20 ribu.

Baca Juga:   Biaya Membership Fitness First Jakarta

Misalnya, kamu karyawan kantoran yang biasa makan siang di warung makan atau warteg dekat kantor. Per sekali makan kamu menghabiskan uang minimal Rp20 ribu.

Dalam sehari saja (untuk tiga kali makan) kamu menghabiskan Rp60 ribu. Jadi, dalam sebulan untuk makan kamu harus mengeluarkan biaya Rp60 ribu x 31 hari = Rp1,86 juta. Angka ini berlaku untuk kamu anak rantau ya.

 18 total views,  1 views today