Biaya EDC BRI Terbaru

Hampir setiap bank sudah memiliki mesin EDC untuk memudahkan para pemilik usaha menerima pembayaran dari para pelanggan. Dengan adanya mesin EDC ini, para pemilik usaha tak perlu repot mencari uang pecahan tertentu untuk membayar kembalian dan para pelanggan pun tak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) merupakan salah satu bank yang juga memiliki fitur mesin EDC untuk para nasabahnya. Cukup dengan membuka rekening Britama atau Giro BRI, para pedagang atau pemilik usaha akan diberikan mesin Electronic Data Capture (EDC). Namun sebelumnya, nasabah perlu mendaftar pengajuan mesin EDC terlebih dahulu ke kantor cabang Bank BRI di wilayah setempat.

Baca Juga:   Biaya Transfer BCA ke CIMB Niaga

Biasanya setelah pengajuan, mesin EDC BRI baru bisa digunakan 5 bulan kemudian. Nantinya, Anda akan dihubungi oleh pihak BRI melalui telepon atau SMS yang memberitahukan bahwa mesin EDC sudah datang dan bisa Anda ambil ke kantor cabang BRI tempat Anda mengajukan mesin EDC. Berikut syarat pengajuan mesin EDC BRI.

Biaya EDC BRI

Jenis Transaksi Biaya
MDR Kartu Kredit BRI 1,5% dari transaksi
MDR Kartu Kredit Bank Lain (Visa/MasterCard) 1,8% dari transaksi
MDR BRIZZI Gratis
MDR Debit BRI Gratis
Layanan MMBC Rp600.000 (dibayarkan sekali saat pendaftaran)

Biaya MDR EDC BRI di atas kami rangkum dari sejumlah sumber. Menurut situs resmi BRI, selain biaya MDR, ada biaya kerusakan mesin yang ditanggung oleh merchant, dengan besaran bervariasi. Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya, biaya melakukan transfer melalui EDC BRI berkisar Rp1.000 ke sesama rekening BRI atau Rp6.500 ke rekening bang lain.

Baca Juga:   Biaya Layanan Kartu Kredit Bukalapak

Dengan menggunakan mesin EDC BRI, pengusaha atau merchant diklaim bisa memperoleh beberapa keuntungan.

 53 total views,  1 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja