Biaya Hidup di Jepang untuk Mahasiswa dan Pekerja

Berikut kami informasikan mengenai Biaya hidup di Jepang, sebagai berikut:

Biaya Hidup di Jepang

Pengeluaran Biaya per Bulan Biaya Minimum per Tahun Biaya Maksimum per Tahun
Biaya kuliah (2 semester) 800.000 yen 1.400.000 yen
Biaya sewa apartemen 100 yen – 80.000 yen 424.000 yen 920.000 yen
Biaya makan dan minum 50 yen – 60.000 yen 440.000 yen 740.000 yen
Biaya lain-lain 70 yen – 100.000 yen 440.000 yen 620.000 yen
Total 2.104.000 yen 6.760.000 yen

Jika kurs 1 yen Jepang sama dengan Rp138,97 (Oktober 2020) maka total biaya minimum yang diperlukan untuk kuliah dan hidup di Jepang adalah sebesar 2.104.000 x Rp138,97 = Rp292.392.880 per tahun, sedangkan perkiraan biaya maksimum yang diperlukan untuk tinggal di negara tersebut adalah 6.760.000 x Rp138,97 = Rp939.437.200 per tahun.

Sebagai perbandingan, tahun lalu 1 yen Jepang sama dengan Rp128,21 (September 2019), maka total biaya minimum yang diperlukan untuk kuliah dan hidup di Jepang adalah sebesar 2.104.000 x Rp128,21 = Rp269.753.840 per tahun, sedangkan perkiraan biaya maksimum yang diperlukan untuk tinggal di negara tersebut adalah 6.760.000 x Rp128,21 = Rp866.699.600 per tahun. Sementara, berikut kisaran biaya hidup per bulan untuk pelajar dan mahasiswa (dilansir dari Japan Indonesia Network).

Baca Juga:   Biaya Entertainment & Aturan Terbaru

Biaya Hidup Pelajar & Mahasiswa di Jepang

Komponen Biaya Biaya per Bulan
Tempat Tinggal 40.000 – 60.000 yen
Makan 30.000 – 60.000 yen
Listrik, gas, air 7.000 yen
Transportasi 10.000 – 25.000 yen
Hobi, rekreasi 6.000 yen
Asuransi dan kesehatan 2.000 – 5.000 yen
Lain-lain 7.000 yen
Total 82.000 yen

Dibandingkan tahun lalu, kisaran biaya tempat tinggal mahasiswa di Jepang agak naik dari yang sebelumnya 31 ribu yen menjadi 40 ribu sampai 60 ribu yen. Demikian pula dengan transportasi yang tadinya hanya 4 ribu yen, kini naik jadi mulai 10 ribu yen.

Kisaran biaya di atas tersebut merupakan perkiraan yang sangat umum dan tidak mempertimbangkan setiap komponen biaya secara detail. Namun, perkiraan biaya tersebut dapat dijadikan sebagai kisaran awal sebelum Anda melakukan tindakan nyata mewujudkan impian tinggal di Jepang, baik untuk belajar maupun bekerja. Perlu diketahui, daftar biaya tersebut bisa membengkak atau malah menyusut, tergantung gaya hidup, sekolah yang ditempuh, dan lain-lain.

Baca Juga:   Biaya Membersihkan Karang Gigi (Scaling)

Karena biaya di Jepang sangat mahal, Anda pun disarankan untuk menghemat segala pengeluaran untuk keperluan sehari-hari Anda. Bagi Anda yang mau hemat dalam hal pakaian atau sandang, hal paling mudah adalah membawa pakaian dari rumah. Namun, jika Anda tidak memungkinkan membawa banyak pakaian, Anda bisa berbelanja di tempat-tempat murah seperti Forever 21, H&M, Zara, atau Uniqlo dengan harga mulai 600 yen per potong. Sementara, di toko barang bekas, Anda bisa memperoleh baju dengan harga mulai 250 yen sampai 500 yen per potong.

Untuk makanan, Anda memang bisa mengisi perut Anda di berbagai restoran yang menyediakan kuliner khas Jepang seperti sushi, katsu, karage, dan lain-lain. Namun, harga yang dipatok untuk makanan-makanan ini cukup menguras kantong, yaitu sekitar 1.000 yen per porsi. Nah, jika Anda ingin berhemat, Anda bisa memasak makanan Anda sendiri dengan berbelanja sembako sekitar 2.500 yen seminggu sekali.

Baca Juga:   Biaya Wisata ke Zhangjiajie, China

Sementara, untuk urusan tempat tinggal, Anda memang harus pintar-pintar memilih selama tinggal di Jepang. Properti di negara tersebut sendiri dibagi menjadi tiga, yaitu apartemen (tidak ada CCTV, auto-lock, lift), mansion (lebih aman karena dilengkapi fasilitas CCTV, auto-lock, lift), serta rumah biasa. Untuk apartemen, biasanya disewakan mulai 25.000 yen sampai 60.000 yen per bulan. Selain itu, Anda juga harus membayar listrik, gas, dan air setiap bulannya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

 23 total views,  1 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja