Biaya Operasi Angkat Kandung Empedu Terkini

Berikut kami informasikan mengenai Biaya operasi angkat kandung empedu, sebagai berikut:

Operasi angkat kandung empedu dengan laparoskopi atau kolesistektomi laparoskopik adalah prosedur operasi untuk mengangkat kandung empedu dengan sayatan minimal.

Seseorang Harus Menjalani Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi

  • Menderita penyakit batu empedu dan komplikasinya.
  • Kolesistitis atau radang kandung empedu.
  • Diskinesia bilier.
  • Choledocholithiasis.
  • Pankreatitis.

Kondisi  yang Perlu Diperhatikan sebelum Menjalani Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi

  • Gangguan pembekuan darah (koagulopati).
  • Penyakit paru obstruktif kronis.
  • Gagal jantung.
  • Kandung empedu yang mengalami pembusukan.
  • Obesitas.
  • Sedang hamil.
  • Dicurigai menderita kanker kandung empedu.
  • Sirosis.

Keuntungan Menjalani Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi 

Kolesistektomi laparoskopik hanya membutuhkan sayatan lebih kecil pada kulit dibandingkan dengan operasi angkat kandung empedu secara konvensional. Dengan metode ini, nyeri pasca operasi yang muncul bisa lebih ringan dan perawatan pasca operasi menjadi lebih singkat.

Keadaan Di Mana Bedah Konvensional Angkat Kandung Empedu Lebih Dipilih Dibanding Teknik Laparoskopi

Pasien yang menderita penyakit paru-paru obstruktif kronis dan gagal jantung, sebaiknya menjalani operasi angkat kandung empedu secara konvensional dibanding menggunakan laparoskopi, karena pasien tersebut sensitif terhadap gas yang akan diberikan saat operasi dengan laparoskopi. Pasien yang dicurigai menderita kanker kandung empedu juga sebaiknya menjalani operasi angkat kandung empedu secara konvensional, karena dokter bedah perlu mengeksplorasi daerah di sekitar kandung empedu, selain juga untuk mengurangi risiko kebocoran organ saat tindakan operasi.

Baca Juga:   Biaya Kuliah di Bunka School of Fashion Jakarta

Hal yang Perlu Dipersiapkan sebelum Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi

Akan dilakukan evaluasi terhadap kondisi kesehatan Anda dengan melihat riwayat penyakit terdahulu dan obat-obatan yang rutin dikonsumsi, juga melakukan pemeriksaan fisik serta beberapa tes, seperti tes darah. Selain itu beberapa hal yang perlu dilakukan guna mempersiapkan operasi, antara lain:

  • Tidak makan dan minum beberapa jam sebelum tindakan.
  • Mandi dengan sabun antiseptik.
  • Meminta keluarga untuk mengantar ke rumah sakit, menunggui saat operasi dan perawatan pasca operasi, serta mengantar pulang.
  • Konsumsi obat pencahar.

Prosedur Pelaksanaan Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi

Anda akan diberikan obat bius total dan tidak akan merasakan apa-apa selama operasi angkat kandung empedu dengan laparoskopi. Operasi dimulai dengan membuat 4 sayatan kulit pada bagian perut pasien sebesar lubang kunci, dekat dengan kandung empedu. Melalui irisan kulit ini, alat laparoskopi yaitu berupa selang berkamera dimasukkan ke dalam perut. Rongga perut pasien kemudian dimasukkan gas sehingga menggembung, untuk memudahkan prosedur operasi. Dengan bantuan kamera video tersebut, dokter bedah akan memasukkan alat-alat khusus ke dalam perut pasien. Dengan alat-alat khusus tersebut, dokter bedah akan memotong dan mengangkat kandung empedu. Setelah prosedur pengangkatan kandung empedu selesai, dokter akan menutup kembali irisan kulit yang sudah dibuat dengan jahitan.

Baca Juga:   Harga Vaksin Corona Diperkirakan Rp 75.000 Per Orang

Komplikasi yang Mungkin Terjadi akibat Operasi Angkat Kandung Empedu dengan Laparoskopi

Komplikasi yang muncul akibat kolesistektomi laparoskopik sangat jarang terjadi. Namun bisa saja terjadi komplikasi sebagai berikut:

  • Kebocoran kandung empedu.
  • Pneumonia.
  • Cedera atau kerusakan jaringan pada organ yang ada di sekitar kandung empedu, seperti usus dan hati.
  • Perdarahan.
  • Infeksi.

Biaya untuk melakukan operasi angkat kandung empedu dengan laparoskopi cukup bervariasi, tergantung kepada rumah sakit mana yang menyelenggarakannya. Di rumah sakit swasta di Indonesia, biaya prosedur ini bisa dimulai dari Rp. 20.000.000 hingga lebih dari Rp. 45.000.000. Dianjurkan untuk mempersiapkan dana lebih guna kebutuhan tambahan yang tidak terduga, yaitu sekitar 20-30% dari biaya yang diperkirakan.

Baca Juga:   Biaya Periksa Dokter Spesialis THT

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

 12 total views,  1 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja