Contoh Biaya Komisi & Pengertiannya

Berikut kami informasikan mengenai biaya komisi & pengertiannya, sebagai berikut:

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah komisi. Komisi bisa digunakan untuk menyebut sekelompok orang yang ditunjuk atau diberikan wewenang oleh pemerintah atau rapat guna menjalankan fungsi atau tugas tertentu. Namun, pada artikel kali ini kita tidak berbicara mengenai komisi dalam sebuah struktural perusahaan atau lembaga, melainkan komisi dalam sistem pembiayaan atau biaya komisi.

Dalam suatu perusahaan, biaya komisi bisa merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk membayar marketing/pemasaran yang dilakukan oleh manajemen. Pada umumnya, besaran biaya komisi dihitung berdasarkan harga beli barang dan jasa yang berhasil dijual. Namun, ada juga perusahaan yang menggunakan dasar perhitungan komisi yang berbeda, misalnya berdasarkan laba bersih atau biaya perolehan barang yang dibayar oleh perusahaan.

Baca Juga:   Biaya Tabungan Mabrur & Tabungan Mabrur Junior Bank Syariah Mandiri

Umumnya, besaran komisi yang dibayarkan oleh perusahaan dihitung menggunakan persentase. Contohnya, pembayaran komisi ditentukan sebesar 5 persen dari harga jual semua produk yang terjual. Persentase komisi bisa juga ditentukan berdasarkan jenis produk. Contohnya, perusahaan mungkin akan membayar komisi 6 persen untuk produk yang sulit laku dan hanya 4 persen untuk produk yang mudah terjual.

Contoh Biaya Komisi

Misalnya, jika komisi Anda dihitung berdasarkan harga beli produk yang terjual sejak 1 Januari sampai 15 Januari, dengan total adalah Rp30.000.000, komisi Anda akan dihitung dari jumlah tersebut. Apabila perusahaan Anda memberikan komisi sebesar 5 persen, maka Anda akan mendapatkan komisi sebesar Rp1.500.000 dari total barang yang berhasil Anda jual selama periode tersebut.

Baca Juga:   Biaya Renovasi Dapur Murah

Jika persentase komisi berubah sesuai jumlah produk yang berhasil dijual, kalikan masing-masing persentase komisi dengan total penjualan di rentang tersebut, kemudian jumlahkan hasilnya. Misalnya, Anda berhasil menjual produk senilai Rp30.000.000 dengan komisi 4 persen untuk Rp25.000.000 pertama, kemudian 6 persen untuk sisanya. Berarti, komisi yang Anda terima untuk rentang pertama adalah Rp1.200.000 dan Rp300.000 untuk rentang berikutnya. Dengan demikian, total komisi Anda adalah Rp1.500.000.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat.

 17 total views,  1 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja