Harga Terkini Waring Per Meter

Bagi Anda yang memiliki usaha bisnis ternak atau perkebunan, pastinya sudah tidak asing dengan waring. Ini adalah jaring yang memang kerap dipakai untuk media perlindungan hewan ternak dan tanaman sayur. Di pasaran sendiri, waring biasanya dijual per meter dalam berbagai merk dagang, dengan harga yang sangat terjangkau.

Manfaat Waring

Di dalam dunia peternakan dan perkebunan, waring menjadi salah satu media penting yang tidak boleh dilewatkan. Kebanyakan orang memakai waring sebagai salah satu media untuk membudidayakan hewan air, termasuk ikan air tawar dan laut. Dengan memasang waring di pesisir pantai atau sungai, para petani dapat memelihara ikan mereka dengan dengan baik.

Waring dipasang dengan cara diikatkan pada bambu atau tiang sekat di tambak apung. Di bagian atas waring, diberi pelampung khusus dan diikat kencang, sehingga waring tidak mudah bergeser. Biasanya, para petani juga meletakkan pemberat di bagian bawah waring agar waring kokoh dan tidak mudah terseret arus.

Banyak orang memilih waring daripada kotak bambu sebagai media budidaya. Ini karena cara merawat media waring yang relatif mudah dan praktis. Pasalnya, Anda tidak perlu membuka atau menutup bagian atas waring jika memelihara ikan, karena waring akan menjaga ikan agar tidak bisa loncat ke atas dan kabur.

Sekat pada waring sangat rapat dan bersifat lebih transparan dibandingkan kotak bambu. Ini membuat ikan tidak stres dan nyaman meskipun berada dalam waring yang tidak terlalu besar. Selain itu, kualitas ikan yang dipelihara di dalam waring lebih baik dibandingkan dipelihara dalam kotak bambu, karena air di dalam waring dapat diganti atau dibersihkan setiap hari.

Baca Juga:   Update Biaya dan Syarat Visa ke Jepang

Selain dimanfaatkan sebagai media ternak ikan, waring kerap dijadikan sebagai media untuk melindungi tanaman dari serangga. Tanaman seperti sayur dan buah memang menjadi sasaran empuk bagi hama serangga, seperti belalang, jangkrik, lalat buah, hingga ulat. Agar para petani tidak rugi hingga masa panen tiba, tanaman akan ditutupi dengan waring.

Cara menutup atau melindungi tanaman menggunakan waring tidaklah sulit. Potong waring sesuai dengan tinggi tanaman dan selebar media tanam. Setelah itu, pasang tiang pancang pada setiap sudut media tanam. Tiang pancang harus memiliki penjepit di bagian tengah dan pinggirnya. Anda juga bisa memakai paku atau kawat sebagai pengikat.

Ikat setiap sudut waring yang sudah dipotong dan dilengkapi tali pada setiap tiang pancang. Jepit bagian pinggir talinya dan paku, sehingga waring tidak mudah goyah karena angin. Di bagian bawah, tengah, dan atas, ikat waring menggunakan kawat. Tutupi semua tanaman menggunakan waring secara memutar dan membentuk ruang tertutup.

Dengan waring yang mengelilingi tanaman, hasil panen Anda akan aman dari gangguan hewan serangga. Namun, Anda juga disarankan menyemprotkan pestisida secara berkala, yang akan membantu tanaman lebih imun terhadap serangga berukuran kecil. Biasanya, serangga akan menempel pada permukaan atau bagian luar waring. Serangga tersebut bisa Anda hilangkan dengan cara ditangkap dan dibuang. Hindari menyemprot obat serangga atau pestisida ke waring. Meskipun hal tersebut mampu membunuh serangga, namun tidak membuat tumbuhan menjadi kebal karena obat tidak bisa menempel di tanaman dengan baik.

Baca Juga:   Harga dan Fasilitas Sewa River Hill Tawangmangu Terbaru

Waring juga bisa dijadikan sebagai media untuk ternak unggas. Kebanyakan orang memakai waring sebagai sekat sekaligus media pengganti kandang. Jenis unggas yang dapat diternak dengan media waring di antaranya ayam, bebek, dan burung. Jadi, Anda tidak perlu repot-repot membuat kandang dari material kayu.

Nah, bagi Anda yang tertarik berbisnis di bidang peternakan atau pertanian, Anda bisa membeli waring di toko alat ternak atau secara online. Sudah tersedia dalam berbagai merk dagang, waring biasanya dijual per meter. Tidak perlu khawatir soal harga, karena harga waring relatif terjangkau. Jika tidak percaya, Anda bisa melihat tabel berikut.

Harga Waring

Merk/Varian Waring Harga per Meter
Waring Jaring Sayur Rp1.700
Waring Karung Merah Rp2.200
Waring TL Benang Sible Rp2.950
Waring Cap Jangkar Mas Rp5.500
Waring Hitam RK Rp6.000
Waring Screen Net Hijau Rp6.500
Waring Kei Koi Rp6.500
Waring Kasa Hijau Rp7.000
Waring Korang Koja Rp9.000 – Rp13.500
Waring Biru Polynet Rp12.000
Baca Juga:   Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah di Notaris

Informasi harga waring di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs jual beli online. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harga waring saat ini rata-rata mengalami kenaikan, meskipun tidak terlalu banyak. Namun, ada juga waring yang turun harga, seperti waring screen net hijau yang awalnya dijual Rp7.000 per meter dan saat ini menjadi Rp6.500 per meter.

Agustine, Maolya Utami Tri. 2018. Keragaan Benih Ikan Kakap Putih (Lates Calcarifer) yang Dipelihara pada Waring Apung di Tambak dengan Padat Tebar Berbeda pada Fase Pendederan (Skripsi). Fakultas Pertanian Universitas Lampung Bandar Lampung.

 20 total views,  2 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja