Biaya Bangun Kontrakan Sederhana Kurang Dari 500 Juta? Ini Cara dan Rinciannya

Berikut kami informasikan mengenai biaya membangun kontrakan sederhana, sebagai berikut:

Anda ingin berbisnis kontrakan namun bingung cara menghitung biaya bangun kontrakan sederhana? Tenang, di sini akan dibahas simulasinya!

Hampir setiap orang pasti tertarik untuk berbisnis kontrakan atau kos-kosan.

Selain biaya bangun kontrakan sederhana cukup terjangkau, keuntungan potensial yang akan didapatkan juga cukup melimpah!

Tak perlu sibuk mengurusi, tak perlu repot merawat, sekali jadi, pemasukan mengalir tanpa henti.

Kalau kamu sedang mencari simulasi biaya bangun kontrakan sederhana, maka kamu bisa mempelajarinya di artikel ini hingga usai ya.

5 Panduan Sebelum Membangun Kontrakan

1. Tentukan Jenis Rumah Kontrakan

Sebelum sampai ke perhitungan biaya bangun kontrakan sederhana, Anda tentu harus mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu.

Hal pertama yaitu jenis rumah kontrakan yang akan dibangun, apakah rumah kontrakan sederhana tunggal atau rumah kontrakan petak.

Jangan lupa juga sesuaikan dengan luas tanah yang tersedia agar perhitungan biayanya tak meleset.

2. Persiapkan Rencana Keuangan

Seperti yang sudah diketahui, membangun rumah kontrakan pasti membutuhkan biaya yang cukup besar hingga siap ditempati.

Baca Juga:   Biaya Modal Usaha Minimarket

Apakah kondisi finansial Anda sepenuhnya mendukung ataukah membutuhkan dukungan dari pihak ketiga?

Jika membutuhkan dukungan pihak ketiga (pinjaman bank misalnya), jangan lupa juga perhitungkan arus kasnya nanti.

3. Cari Info Biaya Bangun Kontrakan di Sekitar Rumah

Agar dapat mengetahui perkiraan biaya bangun kontrakan sederhana di tempat Anda, maka cara paling tepat adalah dengan mencari info di lingkungan tersebut.

Anda bisa bertanya kepada tetangga yang baru saja membangun rumah atau kontrakan mengenai kisaran biaya yang harus dianggarkan.

Selain itu, Anda juga bisa menggali informasi soal kontraktor pilihan, sumber daya, dan informasi relevan lainnya.

4. Komunikasikan dengan Pihak Kontraktor

Langkah berikutnya yaitu mendiskusikan rencana Anda langsung ke kontraktor pilihan.

Cara ini sangat diperlukan karena Anda sekaligus bisa mencari saran dan pendapat ahli mengenai rencana yang ingin digarap.

Biasanya, pihak kontraktor punya gambaran dan perkiraan yang lebih nyata karena sudah mengerjakan banyak proyek serupa.

5. Tentukan Besaran Biaya Sewa

Setelah Anda menghitung perkiraan segala biaya yang dikeluarkan untuk biaya perawatan, maka langkah terakhir adalah menentukan harga sewa.

Baca Juga:   Biaya Cor Dak Rumah per M2

Rajin-rajinlah melakukan riset kontrakan di sekeliling tempat tinggal Anda untuk mencari harga sewa rata-rata di wilayah tersebut agar harga yang dipasang tepat.

Simulasi Perhitungan Biaya Bangun Kontrakan Sederhana

Biaya Pembelian Tanah

Pertama-tama, kita akan asumsikan bahwa Anda belum mempunyai lahan oleh karena itu harus dipersiapkan juga biaya untuk membeli tanah.

Jika Anda ingin membeli tanah seluas 200 m2 dengan asumsi kasar harga tanah per m2 adalah Rp1 juta, maka:

  • 200 m2 x 1.000.000 per m2 = Rp200.000.000,-

Sebagai catatan, harga tanah akan sangat bergantung pada lokasi sehingga semakin strategis lokasinya akan semakin mahal pul harganya.

Membayar Pegawai dengan Sistem Borongan

Dengan lahan seluas 200 m2, kita Asumsikan Anda ingin membuat enam kamar kontrakan baik itu dengan konsep satu ataupun dua lantai.

Setelah dirinci, masing-masing kamar kontrakan berukuran 6×4 m = 24 m2.

Jadi, jika ingin membuat enam kamar kontrakan sesuai ukuran tersebut, maka:

  • 6 kamar x 24 m2 = 144 m2

Setelah dicari tahu, rentang upah pegawai borongan di wilayah tempat tinggal Anda adalah antara Rp1.500.000 – Rp2.500.000 per m2.

Baca Juga:   Biaya Pasang Listrik Terbaru 2020

Di sini, kita akan menghitung simulasi biaya bangun kontrakan sederhana dengan upah pegawai terendah yaitu Rp1.500.000 per m2, maka:

  • 144 m2 (luas bangunan) x Rp1.500.000 (upah borongan per m2) = Rp216.000.000,-

Jadi, rincian biaya yang harus dikeluarkan Anda adalah:

  • Biaya beli tanah: 200 m2 x 1.000.000 per m2 = Rp200.000.000,-
  • Biaya bangunan: 144 m2 x Rp1.500.000 per m2 = Rp216.000.000,-

Nilai total biaya bangun kontrakan sederhana yang Anda perlukan adalah sebesar Rp416.000.000 untuk enam kamar kontrakan.

 

Wahh, sangat menarik yaa.. Bisa dijadikan investasi jangka panjang tuh

 

Selamat mencoba dan semoga berhasil!

 47 total views,  1 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja