Biaya GeNose Test di Stasiun dan Bandara Terbaru

Bersama ini kami sampaikan informasi tentang Biaya GeNose Test di Stasiun dan Bandara Terbaru, sebagai berikut:

Bagi mereka yang hendak bepergian ke luar kota pada masa pandemi COVID-19, harus memiliki surat keterangan bebas virus corona dan harus menjalani tes kesehatan untuk membuktikannya. Selain bisa PCR test, beberapa orang lebih memilih melakukan tes GeNose yang diklaim memiliki harga yang murah dan sudah tersedia di sejumlah bandara maupun stasiun.

Kegunaan Alat GeNose

Coronavirus merupakan salah satu penyakit pernapasan dengan gejala mirip SARS yang sulit terdeteksi secara langsung. Hal ini membuat orang harus melakukan tes kesehatan, seperti tes GeNose menggunakan bantuan alat khusus untuk mengetahui apakah dirinya mengidap COVID-19 atau tidak.

Untuk melakukan tes GeNose, dibutuhkan alat kesehatan yang bernama GeNose C19 (Gadjah Mada Electronic Nose) yang dikembangkan kampus Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Alat ini diklaim mampu mengetahui apakah pasien mengidap Coronavirus atau tidak dalam waktu yang cepat.

Berbeda dengan alat screening COVID-19 lainnya, GeNose bekerja dengan mekanisme meniru kerja hidung dalam mendeteksi pola VOC (Volatile Organic Compounds) pada embusan napas. Hal ini berbeda dengan swab test yang menggunakan sampel nasofaring untuk dianalisis dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction). Untuk mendukung sistem kerjanya, tes GeNose membutuhkan sampel napas yang disimpan pada kantong napas.

Dalam sistem kerjanya, alat GeNose didukung beberapa elemen penting, seperti hardware, software, dan artificial intelligence. Tiga elemen ini saling terintegrasi untuk melakukan proses analisis sampel napas. Selain dilengkapi elemen-elemen ini, produk juga memiliki beberapa fitur, antara lain main unit GeNose C19, mounting hepa filter, hepa filter, kantong napas, kabel connector, power supply, selang referensi, dan manual book.

Baca Juga:   Biaya Cat Mobil per Panel dan Full Body

Ukurannya yang terbilang tidak terlalu besar dan mudah dibawa kemana-mana, membuat alat GeNose menjadi salah satu alat kesehatan yang praktis untuk screening coronavirus dan biasanya tersedia di tempat-tempat umum yang diklaim selalu ramai, antara lain terminal, bandara, stasiun, dan halte. Selain itu, banyak klinik yang menggunakan tes ini untuk screening COVID-19 sebelum pasien diperiksa. Tak hanya itu, alat GeNose juga memiliki beberapa keunggulan seperti berikut.

Keunggulan Alat GeNose

  • Reliabilitas tinggi, karena menggunakan sensor yang dapat dipakai hingga ribuan sampel dalam jangka yang lama.
  • Tidak menggunakan reagen dan bebas bahan kimia, sehingga aman untuk pasien yang sensitif terhadap logam dan bahan kimia.
  • Biaya tes lebih terjangkau, karena bisa dipakai untuk banyak orang tanpa membutuhkan media atau proses lain.
  • Non-invasif, karena hanya menggunakan napas.
  • Hasil pembacaan relatif cepat, sekitar 1 hingga 3 menit saja.

Sebelum memasang alat GeNose C19, pihak medis terkait harus menginstal software GeNose C19 pada laptop atau komputer yang sudah terhubung dengan mesin print. Sehingga, ketika hasil tes sudah muncul di layar monitor, pihak medis bisa langsung mencetaknya dalam selembar kertas HVS A4 dan bisa langsung dibawa pasien untuk digunakan sesuai tujuannya.

Baca Juga:   Biaya Membersihkan Telinga ke Dokter Spesialis THT

Prosedur GeNose Test

Dilansir dari Traveloka, pemeriksaan GeNoses C19 hanya dapat dilakukan sebanyak 1 kali tanpa pengulangan. Sebelumnya, pasien akan diberi kantong udara atau biasa disebut dengan kantong napas yang terbuat dari plastik. Setelah itu, pasien harus mengambil napas melalui hidung dan membuangnya melalui mulut sebanyak tiga kali.

Sebanyak dua kali buang napas di awal dilakukan di dalam masker dan saat pengambilan napas yang ketiga, langsung dihembuskan ke dalam kantong hingga penuh, Kunci kantong plastik supaya udaranya tidak keluar dan tidak terkontaminasi bakteri atau virus lain. Serahkan kantong udara kepada petugas untuk dianalisis menggunakan alat GeNose C19. Kantong udara ini akan dipasang ke alat GeNose C19 dengan cara dihubungkan dengan selang dan filter.

Harga GeNose Test

Dilansir dari Kompas, untuk melakukan tes GeNose di bandara, seperti Bandara Internasional Yogyakarta, peserta harus membayar biaya tes sebesar Rp40.000. Ini sudah termasuk biaya alat sekali pakai, yakni kantong udara. Hasil tes ini berlaku selama 1 x 24 jam sejak dikeluarkan hasilnya.

Sementara itu, dilansir dari Bisnis.com, Bandara Internasional Lombok memiliki ketentuan mengenai pembayaran Tes GeNose yang berbeda untuk golongan penumpang pesawat dan umum. Bagi penumpang pesawat diwajibkan membayar biaya tes GeNose sebesar Rp40.000 dan untuk umum sebesar Rp50.000.

Baca Juga:   Biaya Easy Reschedule Tiket Pesawat Traveloka

Berdasarkan berita yang diterbitkan KABARPAPUA.CO, PT Angkasa Pura I Bandara Sentani juga sudah mulai menerapkan pemeriksaan COVID-19 bagi calon penumpang dengan GeNose C19. Pemeriksaan GeNose di Bandara Sentani mulai diberlakukan pada 21 April 2021 dari pukul 09.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT, dengan biaya tes Rp60.000 per calon penumpang.

Lalu, dilansir dari detikfinance, biaya tes GeNose di Stasiun Gambir sekitar Rp30.000 per orang di hari normal dan Rp20.000 saat soft launching. Tes seperti ini wajib dilakukan bagi orang yang ingin bepergian ke luar kota dan harus mendaftar terlebih dahulu sebelum jadwal keberangkatan kereta.

Harga Alat GeNose

Varian Paket Alat GeNose Harga
Paket 1 isi Alat GeNose dan Consumble Rp75.500.000
Paket 2 isi Alat GeNose, Consumable, Laptop, dan Printer Rp95.000.000

Harga alat GeNose di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber di internet. Harga alat screening COVID-19 tersebut tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu.

 23 total views,  1 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja