Biaya Operasi Hidrosefalus

Bersama ini kami sampaikan informasi Biaya operasi Hidrosefalus, sebagai berikut:

Saat ini, salah satu penyakit yang cukup ditakuti adalah hidrosefalus. Pasalnya, selain bisa menyerang siapa saja termasuk bayi dan manula, biaya operasi hidrosefalus ini tergolong besar.

Hidrosefalus adalah penumpukan cairan di rongga otak, akibatnya menimbulkan tekanan pada otak dan membuat kepala terlihat makin membesar. Penyakit ini bisa menyerang siapa saja tanpa pandang usia. Kadang anak kecil dan gak jarang juga menyerang manula.

Secara umum, penyebabnya adalah produksi dan penyerapan cairan otak yang gak seimbang dan mengakibatkan caoran dalam otak jadi terlalu banyak dan membuat tekanan dalam kepala terus meningkat.

Hidrosefalus terbagi menjadi dua jenis:

  1. Hidrosefalus kongenital, yang merupakan kelainan bawaan yang terjadi sejak dalam kandungan. Biasanya ini terjadi karena terdapat infeksi pada ibu yang mengandung.
  2. Hidrosefalus acquired, yang terjadi karena gangguan di otak, seperti stroke, tumor otak dan radang selaput otak.

Lalu, berapa uang yang haru dikeluarkan untuk menjalani operasi hidrosefalus ini? Banyak yang menjadi pertimbangan dalam biaya operasi, seperti tingkat keparahannya, operasi apa yang digunakan dan banyak hal lain yang jadi pertimbangan termasuk lokasi rumah sakitnya.

Baca Juga:   Biaya Admin PosPay Pos Indonesia

Jadi sebetulnya biaya yang dibutuhkan juga berbeda-beda sesuai dengan hal-hal tersebut di atas. Namun secara umum biaya yang dibutuhkan bisa mencapai Rp30.000.000.

Gejala penyakit hidrosefalus

Gejala pada anak atau bayi dan orang dewasa cenderung berbeda.

Gejala pada bayi adalah:

  1. Lingkar kepala yang cepat membesar.
  2. Muncul benjolan lunak di ubun-ubun.
  3. Mudah rewel.
  4. Mudah mengantuk.
  5. Tak mau menyusui.
  6. Sering muntah.
  7. Pertumbuhan terlambat.
  8. Kejang-kejang.
  9. Kaki dan tangan terlihat kaku untuk digerakkan.
  10. Kulit kepala bayi tipis hingga terlihat pembuluh darah.

Pada orang dewasa, gejalanya akan berbeda sesuai dengan tingkatan usia, seperti:

  1. Sakit kepala.
  2. Penurunan daya ingat.
  3. Mudal dan sering muntah.
  4. Gangguan penglihatan.
  5. Gangguan koordinasi tubuh.
  6. Gangguan keseimbangan.
  7. Kesulitan menahan buang air kecil.
  8. Pembesaran kepala.

Bila sudah terlihat gejala seperti di atas, harus segera diperiksakan ke dokter. Keterlambatan penanganan pada bayi atau anak bisa berakibat gangguan pada perkembangan fisik dan mental.

Sedangkan pada orang dewasa dan manula, kalau gejala ini didiamkan maka akan berisiko gejala ini akan diderita secara permanen.

Mengapa seseorang bisa kena hidrosefalus?

Terkena hidrosefalus bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Bayi, anak-anak hingga orang dewasa punya penyebab yang berbeda.

Baca Juga:   Biaya Pengurusan Roya 2020

Hidrosefalus pada bayi bisa terjadi dari proses kelahiran yang disebabkan oleh pendarahan dalam otak akibat lahir prematur, perkembangan otak dan tulang belakang yang kurang normal hingga menyumbat cairan otak, dan infeksi selama masa kehamilan, seperti rubella dan sifilis.

Sedangkan hidrosefalus pada orang dewasa bisa disebabkan oleh aliran cairan otak yang tersumbat, produksi cairan otak berlebih, dan cedera pada otak yang mempengaruhi penyerapan cairan otak.

Hal-hal yang harus dihindari seseorang agar tidak kena penyakit hidrosefalus 

Meski pun kondisi ini sulit untuk dicegah, bukan berarti gak bisa dihindari. Bagi ibu hamil, jangan lupa untuk selalu memeriksakan kandungan agar bisa mencegah terjadinya infeksi selama masa kehamilan.

Setelah melahirkan, jangan lupa untuk rutin memberikan vaksinasi pada bayi sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Selama masa kehamilan, ibu juga harus menjaga keamanan saat naik kendaraan, seperti menggunakan helm saat naik motor atau pakai sabuk pengaman saat naik mobil.

Estimasi biaya operasi hidrosefalus tahun 2020 (Dokter dan rumah sakit, serta memakai asuransi/BPJS)

Operasi hidrosefalus tergolong mahal dan gak sedikit keluarga kurang mampu di Indonesia yang terpaksa gak bisa membiayai operasi ini. Tapi biaya ini juga tergantung pada rumah sakit, tingkat keparahan penyakit dan jenis pengobatannya. Kisaran biayanya sendiri adalah sekitar Rp10 juta hingga Rp30 juta.

Baca Juga:   Biaya Magnetic Resonance Imaging (MRI) Terbaru

Tindakan operasi yang diambil juga mempengaruhi biaya karena keputusan operasi diambil berdasarkan tingkat keparahan sakit yang diderita. Beberapa proses operasi untuk hidrosefalus adalah:

Operasi shunt

Tindakan operasi ini adalah meletakkan tabung tipis yang disebut shunt di salah satu bagian otak. Fungsi tabung ini adalah untuk mengalihkan kelebihan cairan pada otak dan dialirkan ke bagian tubuh yang lain.

Ventrikulostomi Endoskopi Ketiga

Metode endoscopic third ventriculostomy (ETV) ini adalah tindakan bedah alternatif dari shunt dengan membuat lubang di lantai otak agar cairan bisa mengalir. Namun cara ini sebetulnya tak bisa diterapkan pada semua pasien.

Demikian informasi yang dapat kami berikan, semoga bermanfaat

 13 total views,  1 views today


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja