Cara dan Biaya Liburan ke Taiwan

Berikut kami informasikan mengenai Cara dan Biaya liburan ke Taiwan, sebagai berikut:

Mengapa Taiwan?

Taiwan mulai menjadi destinasi turisme utama di Asia, populer untuk turis dari Singapore, Hong Kong, Japan, dan mainland China.

Menu utama yang dijual di Taiwan adalah pemandangan alam dan hotspring yang bertebaran di negara pulau ini. Di samping itu tentu wisata kuliner di night market yang ada di hampir semua kota besar. Cultural? Ada juga suku aborigin asli. Jadi semacam mini Japan namun beda bahasa 🙂

Tiket Pesawat Murah ke Taiwan

Untuk urusan memilih penerbangan dari Indonesia ke Taipei – Taiwan, pilihan cukup banyak.

Untuk kelas budget airlines, kita bisa pakai Jetstar, AirAsia, Tiger Airways, atau Scoot. Masing-masing harus transit di hubnya Singapore atau Kuala Lumpur. Harganya tergantung promosi, namun expect pulang pergi berkisar IDR 2,5-3 jutaan per orang kalau lagi promo.

Mulai Desember 2019, ada pesawat Batik Air direct Jakarta-Taipei. Tiket pp sekitar 3jt sudah termasuk bagasi 20kg.

Sedangkan untuk full service airlines, saya lihat yang paling murah adalah Garuda Indonesia. GA mempunyai penerbangan direct Jakarta-Taipei, paling murahnya sekitar IDR 3,8juta pp, namun normalnya adalah IDR 4-6jutaan. Maskapai lain yang layak disebut disini adalah Eva Air, juga punya direct flight dari Jakarta.

Hotel Murah di Taiwan

Untuk urusan tidur, hotel murah di Taiwan cukup sulit di dapat. Expect bayar di atas 500rb  untuk sebuah kamar di hotel bintang 2-3, dan sekitar 1 juta rupiah untuk hotel di kota resort seperti Chihpen.

Persiapan dan Travel Planning

Karena jalan sendiri tanpa pakai tour, maka semua persiapan dan planning harus dikerjakan sendiri. Susah? Susah itu relatif 🙂

Untuk bisa masuk ke Taiwan, kita harus mendapatkan visa entry dulu. Cara applynya sangat mudah dan sudah pernah saya tulis di artikel membuat visa ke Taiwan. Bisa kita apply secara personal maupun melalui agent jika tidak sempat mengurus sendiri.

Selanjutnya adalah urusan rute dan destinasi. Sebenarnya tempat wisata di Taiwan cukup banyak, terutama yang berhubungan dengan alam, pengunungan, dan hotspring. Night-market juga sebuah wisata sendiri yang ada di hampir tiap kota besar. Kalau mau puas dan komplit, sepertinya perlu spare 2 minggu travelling di sini. Nah saya dan istri hanya ambil yang highlight saja karena cuma punya 7 hari bersih, tentu banyak yang terpaksa di-skip (biar ada alasan datang lagi hehehe).

Supaya efisien maka rute yang saya buat adalah circular, begitu tiba di Taipei Taoyuan International Airport (aka Chiang Kai-Sek Airport), langsung menuju selatan menggunakan bullet train ke Kaohsiung, dilanjutkan dengan mobil ke Barat: Chihpen dan Taitung, baru naik ke Utara lagi ke HualienTaroko Gorge, dan terakhir baru jalan-jalan di kota Taipei sebelum berangkat pulang.

Kecuali rute Taipei Taoyuan ke Kaohsiung yang menggunakan high-speed train, maka selebihnya saya dan istri mengunakan mobil rental untuk mengeliling pulau Taiwan ini. Selain lebih efisien untuk sightseeing, juga karena public transport di sisi east coast (Taitung – Hualien – Taipei) tidak terlalu menjanjikan.

Perusahaan rental mobil di Taiwan cukup banyak, harganya kurang lebih sama yaitu sekitar NT\$ 2000 per hari untuk mobil sedan kecil (Fiesta, Vios, dkk), namun karena rute saya maka saya hanya rental one-way, ambil di Kaohsiung dan mengembalikan mobil di Taipei. Nah, rental semacam ini tidak banyak, antara lain adalah CARPLUS dan PonyRent.

Setelah di-compare menurut saya paling murah yah PonyRent ini (cabangnya juga banyak), namun websitenya semua dalam bahasan Mandarin. Untung punya istri yang jago dalam baca tulis huruf kanji, jadinya bisa komunikasi dan reservasi dengan mereka lewat email dengan lancar. Sebagai informasi, untuk rental one-way ini ada biaya tambahan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

Loading


Web Populer: Biaya | Info Kerja | Polling | Berita | Lowongan Kerja